Mengenali Reaksi Tubuh pada Susu Kambing Etawa

Seringkali, ketika mengkonsumsi susu kambing etawa kita tidak menyadari reaksi tubuh pada susu kambing etawa. Sebagian dari Anda mungkin malah merasa panik dan segera menghubungi dokter keluarga guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sebenarnya, Anda tidak perlu panik sebab reaksi ini merupakan reaksi alami yang lazim terjadi. Perlu diketahui, salah satu reaksi yang terjadi di dalam tubuh ketika atau setelah mengkonsumsi susu ini adalah detoksifikasi. Ingin mengetahui lebih lanjut? Anda bisa menyimak penjelasan di bawah ini.

Detoksifikasi

Sebagaimana dijelaskan di atas, salah satu reaksi yang terjadi di dalam tubuh setelah mengkonsumsi susu kambing etawa ini adalah detoksifikasi. Adapun yang dimaksud dengan detoksifikasi adalah proses mengeluarkan racun atau zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh. Detoksifikasi ini nantinya meningkatkan proses pengeluaran toksin atau racun secara alamiah dari dalam tubuh kita. Di dalam proses detoksifikasi ini, yang menjadi sasaran utamanya adalah usus besar dan liver. Perlu diketahui, hampir semua penyakit degeneratif, atau penyakit yang menurunkan fungsi dan kinerja tubuh kita, berhubungan dengan kondisi keracunan di dalam usus. Alasannya adalah setiap jaringan di dalam tubuh mendapatkan makanan dari darah, sedangkan darah mendapatkan makanannya dari usus. Jadi, ketika susu mengalami keracunan maka racun tersebut dengan cepat menyebar ke seluruh tubuh melalui peredaran darah.

Anda mungkin bertanya-tanya mengapa penyebaran ini dapat terjadi dengan cepat. Sebagai informasi, setiap zat yang masuk ke dalam tubuh manusia akan diserap oleh usus dan diedarkan ke seluruh tubuh tidak terkecuali toksin atau racun. Akibatnya, toksin pun juga ikut beredar bersama-sama dengan semua sel ke seluruh tubuh kita. Walhasil, toksin inilah yang kemudian menyebabkan beragam penyakit degeneratif.

Dengan mengkonsumsi susu kambing etawa ini, Anda tentunya menghindarkan diri dari penyakit semacam itu sebab semua toksin tersebut akan keluar dengan sendirinya. Kembali kepada detoksifikasi, adapun manfaat yang didapatkan setelah melakukan detoksifikasi adalah:

  1. Meremajakan kembali sel-sel kulit tubuh, sehingga kulit menjadi bersih, sehat, dan kencang.
  2. Menurunkan berat badan yang berlebihan
  3. Meningkatkan energi dan juga indera penciuman, perasa, serta pendengaran
  4. Mengecilkan sel tumor
  5. Menghilangkan peradangan pada kelenjar getah bening
  6. Meningkatkan daya ingat
  7. Menghilangkan berbagai gejala penyakit
  8. Memperbaiki kadar gula dan juga tekanan darah
  9. Memperbaiki fungsi liver dan ginjal
  10. Meningkatkan daya tahan tubuh

Proses yang Tidak Dapat Dihindari

Melihat penjelasan di atas, proses detoksifikasi ini tampaknya mudah dijalani. Akan tetapi, dalam prakteknya proses ini tidak begitu mudah untuk dijalani. Sebab, dalam periode awal proses detoksifikasi Anda akan merasa seolah-olah mengidap suatu penyakit. Inilah alasannya mengapa mereka yang tidak tanggap akan buru-buru ke dokter untuk memeriksakan dirinya setelah mengkonsumsi susu kambing etawa. Sebenarnya, gejala ini bukanlah gejala dari suatu penyakit tertentu. Justru, gejala ini merupakan awal dari proses menuju kesehatan tubuh yang lebih baik. Yang nama proses tentu saja tidak akan berlangsung singkat dan mudah.

Guna mengenali gejala detoksifikasi ini, ada baiknya Anda memperhatikan ulasan sederhana di bawah ini:

  1. Pada awalnya Anda akan mengalami gejala demam flu.
  2. Selanjutnya, Anda akan mengalami gejala diare atau bahkan sembelit (susah buang air besar). Jika Anda tidak tahan, Anda dapat mengikuti pengobatan berupa enema atau kolonhidroterapi (pencucian usus).
  3. Kemudian, Anda akan mengalami nyeri otot atau sendi yang disertai dengan sakit kepala atau migrain
  4. Tidak hanya itu, Anda juga akan mengalami perasaan mual atau kembung, lesu, dan banyak mengeluarkan lendir.
  5. Di samping itu, Anda akan mengalami gatal-gatal dan jerawat juga akan bermunculan.
  6. Setelah itu, nafas Anda akan menjadi bau dan muncul lapisan tebal pada permukaan lidah. Lapisan tebal ini dapat dibersihkan dengan menggunakan pengerok lidah.
  7. Terakhir, Anda akan merasa kedinginan dan juga mengalami gangguan emosional.

Semua gejala di atas, yang juga dikenali sebagai krisis penyembuhan, tidak akan berlangsung lama. Biasanya, krisis ini hanya akan berlangsung selama dua sampai tiga hari saja. Namun, rentang waktu tersebut bergantung pada kesehatan Anda.

Manfaat Lain

Selain membantu proses detoksifikasi, susu kambing etawa ini juga memiliki beragam manfaat lainnya. Adapun manfaat tersebut adalah sebagai berikut:

Membantu proses penyembuhan penyakit, terutama penyakit berbahaya seperti kanker.

Susu kambing etawa ini mengandung enzim xanthine oxydase dan niasin yang berfungsi mengatasi sel kanker. Jadi, susu kambing etawa ini dengan sendirinya membasmi sel kanker tersebut.

  1. Memperkuat tulang

Kandungan kalsium dalam susu kambing etawa ini enam kali lebih banyak dibandingkan dengan susu lain, seperti susu sapi. Tentunya, mengkonsumsi susu kambing juga akan memperkuat tulang kita.

  1. Membantu produksi insulin

Susu kambing etawa memiliki kandungan A2-betakasein dan  asam amino esensia yang berfungsi untuk membantu kerja pankreas. Jadi, penderita diabetes dapat mengurangi penggunaan suntikan insulin.

  1. Berfungsi sebagai antiseptik alami

Susu kambing etawa memiliki kandungan fluorin sekitar 10 – 100 kali lebih besar dibandingkan dengan susu sapi. Kandungan fluorin yang besar ini tentu saja menekan perkembangbiakan bakteri yang berbahaya di dalam tubuh kita.

  1. Membantu produksi darah merah

Di dalam susu kambing etawa ini juga terdapat kandungan cynokobalamin yang dapat membentuk zat HB. Bagi penderita anemia, kandungan ini tentunya sangat berguna sebab membantu meningkatkan produksi sel darah merah.

Kemasan dan Kisaran Harga

Menilik proses detoksifikasi di atas, Anda, sebagaimana sebagian besar pembaca lainnya, tentunya mulai berminat untuk mengkonsumsi susu kambing etawa ini. Apabila Anda memang berniat mengkonsumsinya, Anda wajib mengetahui tentang kemasan dan kisaran harga, Mengenai kemasan, rata-rata susu kambing etawa ini dikemas dalam bentuk boks dengan bobot kurang lebih sebesar 200 gram. Alternatif kemasan lain yang tersedia adalah sachet. Satu sachet susu kambing etawa ini biasanya memiliki bobot sekitar 10 gram. Semuanya tentu saja tersedia dalam bentuk bubuk. Adapun kisaran untuk susu etawa dengan bobot 200 gram adalah Rp 25.000,00 – Rp 35.000,00 untuk Pulau Jawa dan Rp 30.000,00 – Rp 40.000,00 untuk luar Pulau Jawa.

Setelah membaca penjelasan di atas, tentunya Anda dapat lebih memahami reaksi yang terjadi di dalam tubuh setelah mengkonsumsi susu kambing etawa ini. Jadi, Anda tidak perlu mengkhawatirkan keamanan mengkonsumsi susu kambing etawa ini. Anda pun tidak perlu panik lagi ketika mengalami gejala serupa di atas. Namun, apabila Anda merasa lebih nyaman ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter demi kebaikan diri Anda sendiri. Akhir kata, kita hanya perlu mengenali reaksi tubuh pada susu kambing etawa supaya tidak panik dan menjaga kesehatan tubuh kita dengan lebih baik.

Mitos dan Fakta Susu Kambing Etawa

Fakta Susu Kambing Etawa

Ketika berhadapan dengan susu kambing etawa, banyak orang akan mempertimbangkan mitos dan fakta susu kambing etawa. Beberapa orang mengatakan bahwa susu kambing etawa memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Akan tetapi, masih banyak orang beranggapan bahwa mengkonsumsi susu kambing etawa dapat menyebabkan gangguan kesehatan tertentu. Apakah hal tersebut merupakan mitos atau fakta, belum banyak pula orang yang mengetahuinya. Hal ini terbilang wajar sebab belum begitu banyak penelitian yang dilakukan untuk membuktikan manfaat ini. Namun demikian, dalam artikel ini Anda akan membaca lebih banyak tentang mitos dan fakta tersebut.

Susu Kambing Etawa: Antara Mitos dan Fakta

Kita semua sudah mengetahui bahwa susu kambing etawa memiliki segudang manfaat. Manfaat ini datangnya dari kandungan nutrisi yang ada di dalam susu tersebut. Dan juga banyak orang yang memberikan testimoni bahwa susu kambing ini banyak membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Namun, masih banyak orang yang belum berani mengkonsumsi susu kambing etawa meskipun susu kambing etawa ini kaya akan berbagai manfaat. Adapun mitos yang seringkali beredar di antara orang banyak adalah sebagai berikut:

  1. Mitos: Susu kambing etawa menyebabkan tekanan darah tinggi.

Fakta: Sudah dijelaskan berulang kali bahwa susu kambing etawa ini memiliki kandungan kalium yang berfungsi untuk menjaga tekanan darah. Alih-alih menyebabkan tekanan darah tinggi, susu kambing etawa dengan kandungan kaliumnya ini justru mampu menurunkan tekanan darah. Dengan kata lain, susu kambing etawa ini mampu mengobati tekanan darah tinggi. Di samping itu, susu kambing etawa ini juga membantu mempertahankan tekanan darah sehingga ketika penderita tekanan darah tinggi mengalami gangguan, katakanlah stres, tekanan darahnya tidak segera naik.

  1. Mitos: Susu kambing etawa menyebabkan penyakit kolesterol.

Fakta: Tidak seperti susu sapi, susu kambing etawa ini memiliki kandungan asam lemak berantai pendek dan sedang. Walhasil, susu ini lebih mudah larut dan membantu penurunan kolesterol. Tidak hanya itu, karena kandungan asam lemaknya yang rendah susu kambing etawa ini aman dikonsumsi oleh siapa saja bahkan oleh penderita alergi susu. Jadi, susu kambing ini aman dikonsumsi oleh para penderita penyakit kolesterol ataupun penyakit lain yang berhubungan dengan kolesterol seperti jantung dan stroke. Mengingat penyakit ini berhubungan juga dengan berat badan, susu kambing etawa juga dapat dimasukkan ke dalam program diet sebab kandungan asam lemak yang rendah tentunya membantu penurunan berat badan. Ditambah dengan berolahraga secara teratur, tubuh akan menjadi segar dan ringan.

  1. Mitos: Susu kambing etawa menyebabkan penyakit jantung.

Fakta: Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, susu kambing etawa ini memiliki kandungan kalium. Kalium ini berfungsi untuk menstabilkan tekanan darah. Mengingat bahwa penyakit jantung berhubungan erat dengan darah yang tiba-tiba naik, kalium ini tentunya akan menjaga kestabilan darah sehingga mengurangi resiko penyakit jantung. Di samping itu, kalium ini juga berfungsi untuk menstabilkan kinerja jantng dan juga memperkuat pembuluh darah sehingga pembuluh darah tidak mudah pecah.

  1. Mitos: Susu kambing etawa menyebabkan penyakit diabetes.

Fakta: Susu kambing etawa justru sangat bermanfaat bagi penderita diabetes. Sebagaimana sudah diketahui, penderita diabetes mengalami kesulitan dalam memproduksi insulin karena mengalami gangguan dengan kelenjar insulinnya. Oleh karena itu, penderita diabetes selalu membutuhkan suntikan insulin guna membantu proses pembentukan insulin. Di saat yang sama, susu kambing etawa memiliki kandungan A2-betakasein dan asam amino esensial yang membantu proses pembentukan insulin di dalam tubuh. Jadi, dengan mengkonsumsi susu kambing etawa tubuh akan dapat memproduksi insulin dengan sendirinya. Hal ini berarti penghematan bagi para penderita diabetes sebab mereka akan mengurangi pemakaian suntikan insulin yang, tentu saja, tidaklah murah.

  1. Mitos: Susu kambing etawa dapat menyembuhkan kanker.

Fakta: Hal ini tentu saja keliru, sebab penyakit kanker hanya dapat disembuhkan melalui tindakan medis seperti kemoterapi. Namun demikian, kanker dapat membantu pencegahan penyakit kanker. Sebagai informasi, susu kambing etawa memiliki kandungan enzime xanthine oxydase dan niasin yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker. Dalam jangka panjang sel kanker ini tentunya dapat direduksi. Maka dari itu, banyak penderita kanker juga mengkonsumsi susu kambing etawa sebagai bagian dari pengobatan mereka. Bahkan, ada satu penelitian yang menyatakan bahwa stadium kanker mengalami penurunan karena rutin mengkonsumsi susu kambing etawa. Konsumsi susu kambing etawa yang rutin tentunya juga membantu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap berbagai macam penyakit.

Manfaat Lain

Setelah mengetahui fakta di atas, yang tentunya berupa manfaat dari mengkonsumsi susu kambing etawa, susu ini memiliki berbagai manfaat lainnya. Manfaat ini pastinya akan berdampak besar bagi kesehatan tubuh kita. Adapun manfaat tersebut adalah:

  1. Memiliki kandungan kalsium yang tinggi

Perlu diketahui, susu kambing etawa ini memiliki kandungan kalsium enam kali lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi. Kandungan kalsium yang tinggi ini tentunya baik bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan mereka. Kandungan kalsium ini tentunya juga baik bagi ibu hamil sebab mereka membutuhkan kalsium yang lebih banyak bagi diri mereka sendiri dan juga bayi di dalam kandungannya. Tidak hanya itu, penderita osteoporosis juga dapat mengkonsumsi susu kambing ini guna mencegah pengeroposan tulang yang terjadi.

  1. Memiliki Ribloflavin dan B3

Susu kambing etawa juga memiliki riblofavin dan B3 yang menumbuhkembangkan sel-sel otak dan juga sel-sel saraf. Maka, anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan direkomendasikan untuk mengkonsumsi susu ini. Alasannya adalah susu kambing etawa, melalui kandungan ribloflavin dan B3, dapat mencerdaskan otak mereka. Karena kandungan ini pula, ibu hamil juga direkomendasikan untuk mengkonsumsi susu kambing etawa sebab susu ini dapat pula mencerdaskan anak mereka sejak dari kandungan.

  1. Memiliki Cynokobalamin

Cynokobalamin merupakan senyawa yang mudah larut di dalam air dan berfungsi untuk membantu meningkatkan kadar hemoglobin di dalam darah. Dengan kata lain, susu kambing etawa, melalui kandungan cynokobalamin ini, dapat meningkatkan produksi darah merah. Dengan adanya manfaat ini, penderita anemia, demam berdasar, dan talasemia tentu saja direkomendasikan untuk mengkonsumsi susu kambing etawa guna meningkatkan produksi darah merah mereka. Tidak hanya itu, para penderita kanker darah juga dapat mengkonsumsi susu kambing etawa guna menguatkan stamina tubuh mereka.

Semua manfaat ini  dapat diperoleh dengan membeli susu kambing etawa seharga Rp 25.000,00 – Rp 35.000,00. Harga ini tentunya tidaklah seberapa dibandingkan dengan manfaat yang didapatkan dan juga kesehatan tubuh kita.

Setelah memperhatikan semua manfaat di atas, tentunya Anda sekarang lebih memahami bahwa mitos di seputar susu kambing etawa hanya merupakan isapan jempol belaka. Tentunya, Anda mulai menyadari bahwa susu kambing etawa ini aman untuk dikonsumsi dan justru memberikan berbagai hal baik bagi tubuh kita. Demikianlah pembahasan tentang mitos dan fakta susu kambing etawa; semoga pembahasan kali ini bermanfaat bagi kita semua.

Berbagi Info: Tips Mengatasi Efek Samping Susu Kambing Etawa

Tips Mengatasi Efek Samping Susu Kambing Etawa

Susu kambing etawa selain memiliki banyak manfaat juga memiliki efek samping, sehingga teman-teman harus tahu apa tips mengatasi efek samping susu kambing etawa. Nah, untuk mengetahui tips mengatasi efek samping tersebut, teman-teman dapat menyimak ulasan berikut ini.

Mengetahui dan Mengatasi Efek Samping Susu Kambing Etawa

Susu kambing ternyata menimbulkan efek samping selain memberikan manfaat bagi tubuh. Namun, apa saja ya efek samping yang ditimbulkan dari mengonsumsi susu kambing etawa ini? Berikut ini penjelasan yang dapat teman-teman simak.

Reaksi Tubuh dan Penyebabnya

Setelah beberapa hari mengonsumsi susu kambing etawa, tiba-tiba teman-teman merasakan timbulnya gejala-gejala yang membuat tubuh tidak nyaman. Teman-teman, jangan panik dahulu. Kenali dahulu reaksi tersebut beserta penyebabnya.

  1. Timbul Sakit Kepala atau Pusing

Ternyata reaksi yang diberikan setelah mengonsumsi susu kambing etawa adalah timbulnya sakit kepala. Penyebab sakit kepala ini adalah proses detoksifikasi yang terjadi dalam tubuh. Pasalnya, proses ini menyerap banyak kadar oksigen, sehingga mengakibatkan sakit kepala atau pusing. Namun, hal ini tidak banyak terjadi pada pengonsumsi susu kambing etawa secara umum. Efek sakit kepala ini malah sering dialami oleh orang-orang yang memiliki kadar gula rendah serta orang-orang yang sedang menjalani program diet.

  1. Perut Menjadi Mual dan Ingin Muntah

Setelah mengonsumsi susu kambing etawa, tidak jarang ada yang mengalami mual-mual sampai mau muntah, lho teman-teman. Ketidaktahuan akan penyebab mual-mual dan rasa ingin muntah mungkin akan menyebabkan pengonsumsi susu kambing etawa berhenti mengonsumsinya. Reaksi yang ditimbulkan ini biasanya disebabkan karena adanya gangguan pada sistem pencernaan dan hati serta ketidakcocokan pada susu kambing etawa.

  1. Tubuh Terasa Lemas dan Nyeri

Susu kambing etawa juga menimbulkan reaksi berupa rasa lemas dan nyeri pada tubuh. Reaksi ini juga sering dikeluhkan akibat adanya proses penetralan racun atau proses detoksifikasi dalam tubuh pada bagian-bagian tubuh yang menyimpan asam berlebih. Sehingga, akan terjadi rasa nyeri atau lemas pada salah satu bagian tubuh tertentu.

  1. Perut Terasa Mulas, Kaku, dan Sering Buang Angin

Ada juga yang bilang bahwa setelah mengonsumsi susu kambing etawa, perut akan terasa mulas dan kaki serta sering buang angin. Memang benar bahwa reaksi lain yang terjadi dari susu kambing etawa ini menyebabkan perut mulas, kaku, serta sering buang angin. Apa yang menjadi penyebabnya? Ternyata, proses detoksifikasi yang berlangsung dalam tubuh mengakibatkan produksi gas meningkat, sehingga menyebabbkan perut menjadi terasa mulas dan kaku seperti kembung dan karena peningkatan produksi gas dalam perut, maka akan menjadi sering buang angin. Proses ini sangat berguna untuk memperbaiki sistem pencernaan agar teta dapat bekerja secara normal.

  1. Mengalami Sembelit yang Luar Biasa

Setelah mengonsumsi susu kambing etawa secara rutin, pengonsumsi juga dapat mengalami sembelit atau menjadi susah untuk buang air besar. Penyebab dari sembelit ini adalah karena sisa-sisa feses menjadi bergumpal di dalam usus. Namun, sebab yang lebih lanjut belum dapat diketahui.

  1. Menjadi Sering Buang Air Besar

Selain itu, teman-teman yang mengonsumsi susu kambing etawa juga menjadi sering buang air besar. Mungkin kamu mengira bahwa menjadi sering buang air besar merupakan gejala diare. Namun, hal tersebut salah besar karena menjadi sering buang besar setealh mengonsumsi susu kambing etawa merupakan hasil dari proses detoksifikasi. Setelah adanya proses ini, produksi feses menjadi meningkat dikarenakan racun yang dikeluarkan setelah sekian lama yang kemudian menjadi feses.

  1. Feses Berdarah

Nah, saat buang air besar ternyata teman-teman mengetahui bahwa feses yang dikeluarkan berdarah. Teman-teman tidak perlu khawatir atau panik karena hal tersebut adalah hal normal. Darah yang ada pada feses sebenarnya bersumber dari iritasi pada usus karena susu kambing etawa.

  1. Feses Berwarna Kuning Keemasan serta Mengembang

Mungkin ada beberapa teman-teman yang setelah buang air besar, ternyata warna feses menjadi kuning keemasan serta bentuk feses mengembang. Setelah mengonsumsi susu kambing dalam jangka waktu tertentu, hal ini bisa saja terjadi karena terjadinya perbaikan pada sistem pencernaan tepatnya pada saluran gastro usus setelah terjadi proses detoksifiskasi.

  1. Feses Berbentuk Memanjang dan Berwarna Gelap

Disamping itu, susu kambing etawa juga mampu membuat bentuk feses memanjang dan berwarna gelap. Jadi, bagi teman-teman yang mengetahui dan mengalami hal tersebut tidak perlu khawatir. Perubahan bentuk dan warna pada feses diakibatkan oleh keluarnya sisa-sisa feses yang terkumpul dan terakumulasi dalam jari-jari usus kecil.

  1. Kulit Menjadi Gatal-Gatal dan Timbul Bintik-Bintik Merah

Susu kambing etawa juga mampu menyebabkan kulit menjadi gatal-gatal serta menimbulkan bintik-bintik merah. Nah, mungkin teman-teman yang mengalami hal ini mempunyai suatu gangguan pada sistem hati. Sehingga, proses detoksifikasi yang terjadi dalam tubuh menyebabkan kulit menjadi gatal-gatal dan disertai dengan bintik-bintik merah.

  1. Tubuh Terasa Ringan dan Mengalami Gangguan Susah Tidur

Biasanya setelah mengonsumsi susu kambing etawa, tubuh akan terasa lebih ringan dan lebih bersemangat. Namun, ada kalanya pengonsumsi susu kambing etawa juga akan mengalami gangguan susah tidur. Hal tersebut disebabkan karena adanya reaksi jangka pendek, yaitu meningkatnya proses metabolisme pada tubuh yang dikarenakan oleh proses penetralan racun, sehingga dari proses metabolisme itu terbentuklah energi serta peredaran darah menjadi lancar.

  1. Bertambahnya Darah Saat Menstruasi

Bagi para wanita yang juga mengonsumsi susu kambing etawa mungkin juga mengalami reaksi berupa bertambahnya darah ketika sedang menstruasi. Hal tersebut bukanlah hal yang perlu dicemaskan karena bertambahnya darah saat menstruasi menandakan bahwa sistem endokrin dalam rahim kembali normal setelah adanya proses detoksifikasi.

Berbagai Cara Mengatasi Reaksi yang Ditimbulkan Susu Kambing Etawa

Ternyata banyak sekali efek samping atau reaksi-reaksi dari mengonsumsi susu kambing etawa. Namun, apakah efek samping tersebut dapat diatasi atau diobati? Tentu saja bisa, teman-teman. Berikut ini anjuran-anjuran yang dapat teman-teman simak.

  1. Kalau teman-teman mengalami efek samping yang berupa sering buang air besar, tubuh terasa nyeri dan lemas, sering buang angin, rupa dan bentuk feses berubah, serta saat menstruasi produksi darah bertambah, maka kamu dapat tetap melanjutkan untuk tetap mengonsumsi susu kambing etawa sesuai dengan anjuran. Mengapa demikian? Hal itu karena reaksi-reaksi tersebut merupakan reaksi yang positif.
  2. Nah, bagi teman-teman yang mengalami efek samping seperti sembelit yang tidak yang luar biasa, perut terasa mual dan ingin muntah, serta kulit-kulit menjadi sering gatal-gatal, maka dianjurkan untuk menghentikan pengonsumsian susu kambing etawa dan berkonsultasi dengan dokter. Kalau efek samping tersebut dapat diobati, maka kamu dapat melanjutkan mengonsumsi susu kambing etawa. Namun, kalau dokter menganjurkan untuk berhenti mengonsumsi susu kambing etawa, maka teman-teman harus menaati anjuran tersebut untuk menghindari resiko yang lebih berbahaya.

Mengapa Susu Kambing Etawa Menimbulkan Efek Samping?

Banyak yang bilang kalau ternyata setelah mengonsumsi susu kambing etawa dapat menyebabkan beberapa efek samping. Apakah hal tersebut memang benar? Ya, tentu saja. Memang dengan mengonsumsi susu kambing etawa dalam jangka waktu tertentu, pengonsumsi akan mendapatkan efek samping dari susu kambing etawa. Alasannya? Ternyata susu kambing etawa ini termasuk dalam salah satu produk herbal, teman-teman. Nah, seperti yang diketahui bahwa produk herbal itu berfungsi sebagai obat untuk menyembuhkan suatu penyakit. Susu kambing etawa sendiri dikatakan sebagai produk herbal karena terdapat kandungan yang bersifat alkali dalam susu kambing etawa. Sifat alkali ini menimbulkan sebuah proses yang disebut dengan proses detoksifikasi atau proses meminimalisir kadar asam yang berlebih di dalam tubuh. Sehingga, beberapa orang yang mengonsumsi susu kambing etawa tidak jarang mengalami reaksi dalam tubuh yang sering dikatakan sebagai efek samping dari susu kambing etawa. Namun, perlu diketahui bahwa efek samping tersebut tidak selalu dialami atau timbul.

Meskipun memberikan manfaat, susu kambing etawa juga mampu menimbulkan efek samping karena susu kambing etawa termasuk sebagai produk herbal. Namun, karena sudah ada tips mencegah efek samping susu kambing etawa, teman-teman sekarang sudah tidak perlu bingung atau panik saat mengalami salah satu efek sampingnya.

Perbandingan Susu Kambing Etawa, ASI, dan Susu Sapi

Perbandingan Susu Kambing Etawa, ASI, dan Susu Sapi

Mungkin banyak dari teman-teman yang bertanya bagaimana sih perbandingan susu kambing etawa, ASI, dan susu sapi? Dilihat dari banyaknya jenis susu yang beredar di pasaran, memang benar bahwa susu kambing etawa adalah salah satu produk susu yang sangat banyak dicari karena banyak manfaat dan khasiatnya. Namun, kalau dibandingkan dengan jenis susu lain, apakah susu kambing etawa lebih bermanfaat? Kalau penasaran, simak saja ulasan berikut ini.

Perbandingan Dilihat dari Kandungan Nutrisi

Teman-teman pasti tahu bahwa susu kambing etawa memiliki banyak kandungan nutrisi yang tentu saja sangat baik bagi tubuh. Lalu, bagaimana halnya dengan ASI dan susu sapi? Ternyata tidak hanya susu kambing etawa saja yang memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat, ASI dan susu sapi pun tidak kalah dengan susu kambing etawa kalau dibandingkan kandungan nutrisinya. Kandungan nutrisi antara susu kambing etawa, ASI, dan susu sapi dapat dilihat dari tabel berikut.

Kandungan

Nutrisi

Perbandingan Nutrisi
Susu Kambing Etawa ASI Susu Sapi
Air 83 – 87,5 88,3 87,2
Protein (gram) 3,6 1,0 3,3
Lemak (gram) 4,2 4,4 3,3
Karbohidrat (gram) 4,5 6,9 4,7
Kalori (cal) 69 70 61
Fosfor (gram) 111 14 93
Kalsium (gram) 134 32 19
Magnesium (gram) 14 3 13
Besi (gram) 0,05 0,05 0,03
Natrium (gram) 50 17 49
Kalium (gram) 204 51 152
Vitamin A (IU) 185 241 126
Vitamin B6 (mg) 0,05 0,01 0,04
Thiamin (mg) 0,05 0,014 0,04
Rhiboflamin (mg) 0,14 0,04 0,16
Niachin (mg) 0,28 0,18 0,08

 

Nah, tabel diatas menunjukkan perbandingan nutrisi antara susu kambing etawa, ASI, dan susu sapi. Dari banyaknya zat-zat yang terkandung dalam susu kambing etawa seperti tabel diatas, ada beberapa kandungan zat yang memiliki peran dominan bagi tubuh. Berikut ini penjelasannya.

  1. Protein

Protein memang merupakan zat yang memiliki peranan penting bagi tubuh. Kandungan protein yang ada dalam susu kambing etawa lebih banyak dibandingkan dengan ASI dan susu kambing, yaitu sebanyak 3,6 gram. Protein yang terkandung dalam susu kambing etawa sangat baik bagi pencernaan karena dapat melancarkan sistem pencernaan dalam mencerna makanan. Selain itu, protein pada susu kambing tidak menyebabkan alergi tidak seperti kandungan protein yang terdapat dalam susu sapi karena protein susu kambing etawa tidak mengandung protein kompleks. Protein pada susu kambing etawa juga dipercaya baik bagi bayi diatas usia 1 tahun, sehingga dapat menjadi alternatif pengganti ASI.

  1. Lemak

Dilihat dari tabel di atas, kandungan lemak yang terdapat dalam susu kambing etawa memang lebih banyak daripada susu sapi, namun tetap saja kandungan lemak pada ASI tetaplah yang terbanyak. Lemak juga merupakan salah satu zat yang diperlukan oleh tubuh karena dapat memberikan energi pada tubuh, menjaga kulit tetap sehat, serta meningkatkan kesuburan pada wanita. Oleh karena itu, mengonsumsi susu kambing etawa merupakan salah satu cara agar asupan lemak pada tubuh tetap terpenuhi.

  1. Karbohidrat

Fungsi dari karbohidrat sudah sangat jelas karena zat ini memang memiliki peranan yang sangat penting bagi tubuh untuk memberikan energi bagi tubuh. Selain itu, karbohidrat juga mampu melancarkan pencernaan. Sehingga, mengonsumsi makanan dan minuman yang memiliki kandungan karbohidrat sangat baik untuk mengoptimalkan serta menjaga tubuh agar tetap sehat. Dalam tabel diatas, kandungan karbohidrat yang ada pada susu kambing etawa memang lebih sedikit daripada ASI dan susu sapi. Namun, meskipun demikian susu kambing etawa tetap menjadi alternatif untuk asupan karbohidrat.

  1. Kalsium, Fosfor, dan Magnesium

Zat-zat seperti kalsium, fosfor, dan magnesium merupakan zat-zat yang sangat diperlukan oleh tubuh, khususnya untuk menjaga kesehatan tulang. Fosfor yang terkandung dalam susu kambing etawa memiliki manfaat yang baik untuk memperkuat struktur tulang dan gigi. Sedangkan, kandungan kalsium dan magnesium masing-masing bermanfaat untuk pembentukan tulang dan gigi, mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis, dan untuk meningkatkan kepadatan tulang dan gigi.

Perbandingan Dilihat dari Segi Penampilan

Nah teman-teman, setelah kamu mengetahui bagaimana perbandingan susu kambing etawa dengan ASI dan susu sapi yang dilihat dari kandungan nutrisinya, sekarang saatnya untuk mengetahui apa saja perbandingan yang dapat dilihat dari penampilan fisik.

  1. Susu Kambing Etawa

Dilihat dari segi fisik, susu kambing etawa memiliki warna putih kekuning-kuningan. Saat disajikan, susu kambing etawa memiliki penampilan yang tidak begitu kental karena tekstur susu yang lembut dan terlihat ada gumpalan minyak. Susu kambing etawa juga tidak terasa begitu gurih dan tidak terlalu manis. Aroma susu kambing etawa juga sangat khas, namun tidak berbau tidak sedap. Selain itu, susu kambing etawa tidak meninggalkan endapan karena susu kambing etawa sepenuhnya terlarut dalam air ketika disajikan.

  1. ASI (Air Susu Ibu)

Teman-teman adakah yang tahu bagaimana penamplan fisik dan rasa ASI? Pada umumnya, warna ASI sama halnya dengan warna susu kebanyakan, yaitu putih bersih dan tidak begitu kental. Sedangkan, rasa ASI juga sama seperti susu jenis lain, yaitu terasa segar dan manis.

  1. Susu Sapi

Nah, bagaimana dengan susu sapi? Kalau dilihat dari penampilan fisik susu sapi, susu sapi ternyata memiliki tekstur yang padat, sehingga menjadikan susu sapi terlihat lebih kental saat disajikan. Warna dari susu sapi adalah putih bersih. Sedangkan, aroma dari susu sapi sendiri memiliki aroma yang creamy yang khas, sehingga rasanya pun juga memilliki rasa yang creamy atau sedikit asin dan tidak terlalu manis.

Perbandingan Dilihat dari Manfaat

Setelah teman-teman mengetahui beberapa perbandingan susu kambing etawa dengan ASI dan susu sapi kalau dilihat dari kandungan nutrisi dan dari segi penampilan, kini saatnya kamu mengetahui perbandingan manfaat dari masing-masing jenis susu tersebut. Manfaat susu kambing etawa, ASI, dan susu sapi pastinya sangat beragam. Namun, terdapat beberapa manfaat khusus yang terdapat di masing-masing susu. Apa sajakah itu? Silahkan teman-teman simak tabel dibawah ini.

No. Manfaat
Susu Kambing Etawa ASI (Air Susu Ibu) Susu Sapi
1 Susu kambing etawa sangat baik bagi sistem pencernaan tubuh karena zat-zat yang terkandung seperti enzim, asam lemak, protein, serta mineral, menjadikan susu kambing etawa mudah diserap oleh sistem pencernaan. ASI sangat baik untuk menjaga kekebalan tubuh bayi agar tetap kuat. Hal tersebut dikarenakan ASI mengandung zat antibodi yang berfungsi melawan bakteri dan virus. Susu sapi bermanfaat untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Kandungan zat potasium yang ada dalam susu sapi merupakan zat yang dapat mengontrol tekanan darah, sehingga susu sapi sangat baik bagi penderita tekanan darah tinggi.
2 Susu kambing etawa dapat dijadikan pelengkap asupan nutrisi serta gizi. Hal ini dikarenakan susu kambing etawa kaya akan kandungan nutrisi dan gizi. ASI juga mengandung lemak yang memiliki peran penting bagi kecerdasan otak bayi. Sehingga, memberi asupan ASI kepada bayi sejak dini merupakan hal yang penting. Susu sapi juga bermanfaat untuk mengurangi resiko penyakit gondong. Penyakit gondok ini terjadi karena jaringan limpa membengkak. Kandungan zat iodium yang ada dalam susu sapi sangat ampuh untuk mengurangi resiko terkena gondong.
3 Susu kambing etawa ampuh untuk mencegah berbagai macam penyakit. Penyakit yang dapat dicegah dengan mengonsumsi susu kambing etawa diantaranya adalah pengeroposan tulang, diabetes, dan kekurangan darah atau anemia. ASI, seperti susu kambing ataupun susu sapi, juga memberikan manfaat untuk kesehatan tulang. Sehingga, bayi yang diberi asupan ASI yang cukup, kesehatan tulangnya lebih terjaga. Kandungan lemak yang ada dalam susu sapi bermanfaat sebagai penyedia cadangan energi. Selain itu, kandungan CLA (conjugated linoleic acid) merupakan zat yang berguna bagi pertumbuhan otot dan membantu metabolisme pada tubuh.
4 Susu kambing etawa sangat baik bagi teman-teman yang sedang menjalankan program diet karena kandungan proteinnya yang cepat membakar lemak. Kandungan insulin dalam ASI lebih sedikit daripada yang terdapat dalam jenis susu lain, sehingga bayi yang mendapatkan asupan ASI, berat badannya lebih ideal. Susu sapi memiliki manfaat sebagai penetral zat yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh. Terlebih lagi, susu sapi memiliki kemampuan untuk menetralkan racun yang masuk dalam tubuh.
5 Susu kambing etawa juga bermanfaat sebagai penunjang gairah seksual untuk pasangan suami istri yang memiliki disfungsi seksual. Bagi ibu yang menyusui sendiri, ASI bermanfaat untuk membakar kalori. Kalori yang terpakai saat menyusui dapat mencapai 500 kalori per hari. Manfaat yang lain dari susu sapi adalah untuk membantu penyembuhan luka. Kandungan zat Zink serta zat fibrinogen sangat ampuh untuk menyembuhkan luka lebih cepat.

 

Pada dasarnya, susu memang memberikan manfaat dan khasiat yang beragam. Susu juga merupakan salah satu pelengkap menu makanan teman-teman. Dengan mengetahui perbandingan susu kambing etawa, ASI, dan susu sapi, teman-teman sekarang menjadi lebih tahu tentang berbagai manfaat dan kegunaannya masing-masing.

Fakta Menarik Susu Kambing Etawa

Fakta menarik susu kambing etawa perlu teman-teman ketahui terutama bagi kalian yang masih ragu mengkonsumsi susu kambing etawa. Saat ini, mengkonsumsi susu kambing etawa sudah mulai menjadi tren bagi beberapa kalangan. Sayangnya, masih banyak yang ragu karena tidak tahu fakta menarik dari susu kambing etawa. Berikut ini hal-hal yang perlu teman-teman ketahui:

Kambing Etawa dan Produksi Susu       

Teman-teman pasti biasanya hanya mengenal kambing kampung yang biasanya diolah dagingnya menjadi berbagai macam jenis makanan. Berbeda dengan kambing yang teman-teman tahu, kambing etawa atau peranakan etawa ini sebenarnya dikhususkan untuk produksi susu. Terdengar aneh karena memang kita biasanya hanya mengenal susu sapi di pasaran. Faktanya, sudah banyak peternakan di Indonesia yang khusus memelihara kambing etawa. Kambing etawa betina dewasa mampu memproduksi 3,5 liter susu kambing setiap harinya. Biasanya kambing ini diternak di pegunungan tinggi atau tempat sejuk yang terjaga kelestariannya serta untuk menjaga makanan yang dikonsumsi oleh kambing etawa. Saat ini memang susu kambing hanya menyumbangkan 2% total produksi susu di dunia. Tapi, banyak peneliti yang sudah semakin gencar mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi susu kambing selain karena lebih bernutrisi, produksi susu kambing juga lebih hemat energi. Teman-teman pasti tahu isu globalisasi yang semakin nyata di depan kita, jadi tidak ada salahnya teman-teman memulai minum susu kambing etawa untuk merasakan khasiat susu kambing etawa sekaligus salah satu langkah mengurangi dampak globalisasi.

Kandungan dan Manfaat Susu Kambing Etawa

Tidak mengherankan bila banyak peneliti yang menyarankan masyarakat untuk menkonsumsi susu kambing etawa. Teman-teman perlu tahu bahwa berdasarkan penelitian, dalam setiap 100 ml susu kambing etawa memiliki 3% protein, 0,19% kalsium, 0,07% zat besi, 0,27% fosfor, 70 kalori, vitamin A, B1, C, D, dan riboflavin. Kandungan dari susu kambing etawa memang terbukti sangat lengkap bahkan para ahlipun mensejajarkan kandungan susu kambing etawa dengan susu ibu (ASI). Kandungan yang terdapat pada susu kambing etawa terbukti memiliki manfaat bagi kesehatan kita. Sebagai contoh, kandungan kalsium yang cukup tinggi dalam susu kambing etawa bisa membantu memperkuat tulang dan menjaga pertumbuhan tulang. Ini sangat baik untuk teman-teman yang sedang dalam masa pertumbuhan atau buat anak teman-teman agar mereka tumbuh kuat dan tinggi. Selain itu, kandungan vitamin B dan riboflavin dalam susu kambing etawa terbukti bisa meningkatkan kerja otak teman-teman sekaligus membantu memelihara kesehatan syaraf otak kita. Jadi kalau teman-teman ingin kesehatan otak teman-teman tetap terjaga, tidak ada salahnya untuk mencoba mengkonsumsi susu kambing etawa. Bahkan kandungan riboflavin ini juga akan membuat otak teman-teman menjadi lebih cerdas lho!

Susu Kambing Etawa Tidak Menyebabkan Alergi

Mungkin ada beberapa teman-teman yang merasa ragu untuk mencoba susu kambing etawa karena takut alergi. Teman-teman tidak perlu kuatir dengan hal itu karena susu kambing etawa tidak akan menimbulkan reaksi alergi pada tubuh teman-teman. Kebanyakan orang atau teman-teman sendiri alergi dengan susu sapi karena mengandung banyak allergen terutama kandungan kasein A1. Kasein A1 ini sangat berbahaya bagi mereka yang tidak bisa mentoleransi kandungan kasein A1 di dalam tubuh mereka karena kasein A1 menyebabkan radang, penyakit auto imun atau bahkan penyakit kulit. Tapi teman-teman tidak perlu khawatir karena susu kambing etawa tidak mengandung kasein A1 tapi kasein A2. Kasein A2 ini tidak menyebabkan peradangan dan kandungannya mirip dengan air susu ibu (ASI). Selain itu, susu kambing memiliki jumlah laktosa yang lebih sedikit dibandingkan dengan susu sapi. Kandungan laktosa dalam susu kambing sebesar 4,1 persen sedangkan susu sapi sebesar 4,7 persen. Ini adalah salah satu alasan mengapa lebih sedikit orang yang alergi terhadap susu kambing etawa karena memang banyak orang yang alergi karena tubuh mereka intoleran terhadap laktosa. Menurut penelitiian, susu kambing ini sangat direkomendasikan sebagai sumber tambahan protein pertama untuk bayi setelah tahap menyusui. Jadi bagi teman-teman atau bayi teman-teman yang alergi susu sapi, silakan coba menggantinya dengan susu kambing etawa agar kebutuhan protein dan zat-zat lainnya tetap terpenuhi.

Mudah Dicerna

Teman-teman tidak perlu khawatir karena susu kambing etawa juga mudah dicerna. Ini karena asam lemak pada susu kambing etawa memiliki rantai pendek dan menengah yang lebih tinggi daripada rantai lemak panjang. Ini memungkinkan enzim di tubuh kita lebih mudah mencerna dan tidak perlu waktu yang lama. Faktanya, kandunan nutrisi pada susu kambing etawa hanya memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk dicerna. Bandingkan dengan susu sapi. Susu sapi memerlukan waktu dua sampai tiga jam untuk dapat diserap sempurna oleh tubuh. Selain itu, molekul protein dan lemak pada susu kambing juga sangat halus dan lembut jadi mudah dicerna oleh tubuh kita. Molekul lemak yang sangat halus ini juga mampu menetralisir keasaman tubuh. Bahkan Jadi untuk teman-teman yang mempunyai masalah pencernaan dan sakit maag, susu kambing etawa bisa kalian coba.

Menyimpan lebih banyak Energi dan lebih sedikit Kolesterol Jahat

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, susu kambing etawa memiliki rantai lemak menengah yang cukup tinggi. Apa pentingnya rantai lemak ini? Sangat penting teman-teman karena rantai lemak menengah ini menyediakan energi yang cukup melimpah bagi tubuh kita. Rantai lemak menengah ini juga akan langsung dimanfaatkan menjadi energi dan tidak akan menjadi kolesterol jahat bagi tubuh kita. Satu lagi yang perlu teman-teman ketahui, mengkonsumsi susu kambing etawa bisa meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh kita sekaligus mengurangi jumlah kolesterol jahat. Luar biasa kan teman-teman? Manfaat ini sama dengan kemampuan minyak zaitun yang direkomendasikan oleh dokter untuk menjaga pasien dengan kolesterol darah tinggi.

Menjaga Kulit

Ini mungkin salah satu fakta paling menarik dari susu kambing etawa buat teman-teman. Penelitian menunjukkan bahwa asam lemak dan trigliserid pada susu kambing etawa tidak hanya menjaga kesehatan tubuh bagian dalam kita. Zat-zat tersebut terbukti mampu membuat kulit kita menjadi lebih sehat dan lembut layaknya kulit bayi karena asam lemak dan trigliserid mampu menutrisi kulit kita. Susu kambing etawa juga mengandung vitamin A yang sangat tinggi. Vitamin A ini mampu memperbaiki kulit kita sekaligus memerangi jerawat di kulit. Jadi mulai hari ini teman-teman bisa mulai mengucapkan selamat tinggal pada jerawat di kulit kalian! Asam lemak dalam susu kambing etawa juga bisa menghilangkan sel kulit yang mati sekaligus mencerahkan kulit! Level pH pada susu kambing etawa sama dengan manusia jadi susu kambing etawa bisa diserap dengan baik oleh kulit dan tidak akan menyebabkan iritasi.

Sekarang teman-teman sudah tahu banyak hal tentang susu kambing etawa mulai dari kandungan hingga manfaatnya yang begitu beragam. Semoga fakta menarik susu kambing etawa membuat pengetahuan teman-teman semakin terbuka dan meyakinkan teman-teman untuk mencoba mengkonsumsi susu kambing etawa.

Varian Baru yang Wajib Dicoba: Susu Kambing Etawa Bubuk

Susu kambing etawa bubuk hadir sebagai terobosan baru di dalam pengawetan susu kambing yang satu ini. Tidak dipungkiri, susu kambing etawa memiliki segudang manfaat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh kita. Di samping itu, susu kambing etawa ini juga dapat membantu pengobatan berbagai penyakit termasuk penyakit berbahaya sekalipun seperti kanker payudara. Namun, segala manfaat ini hilang begitu saja karena satu hal: pengawetan. Maka dari itu, susu kambing etawa ini dibuat dalam bentuk bubuk supaya dapat disimpan untuk rentang waktu yang lebih lama.

Kelebihan          

Susu kambing etawa sejatinya lebih enak diminum dalam keadaan segar sebab susu tersebut masih mengandung banyak vitamin dan juga nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Namun, keadaan segar ini tidak bertahan lama; dalam suhu ruangan, susu kambing etawa bertahan maksimal 3 hari tanpa pengawetan. Maka, untuk menghindari kerusakan susu, susu kambing etawa ini dipanaskan hingga suhu kurang lebih 65O C dan kemudian segera mendinginkannya atau yang dikenal dengan istilah pasteurisasi. Tujuan utama pasteurisasi tentu saja adalah mengawetkan susu kambing ini supaya dapat dinikmati lebih lama, yaitu sekitar tujuh hari (ketika disimpan di dalam kulkas, rentang waktunya bisa bertambah lebih lama). Selain itu, melalui pasteurisasi segala kandungan nutrisi di dalam susu kambing juga tetap terjaga. Hal ini tentu saja penting bagi kesehatan tubuh kita.

Berdasarkan penjelasan di atas, kita memahami bahwa kendala utama dalam mengkonsumsi susu kambing etawa adalah menjaga keawetannya. Guna mengatasi kendala ini, maka beberapa produsen susu kambing etawa mulai mengawetkan susu tersebut dalam bentuk bubuk. Ketika diawetkan dalam bentuk bubuk, susu kambing etawa ini dapat bertahan antara 9 bulan sampai dengan 1,5 tahun. Di samping itu, kandungan nutrisinya pun tetap terjaga. Inilah salah satu kelebihan pengawetan susu kambing etawa dalam bentuk bubuk. Adapun kelebihan lainnya adalah:

  1. Bisa dikonsumsi kapan saja
  2. Bersih, aman, dan higienis
  3. Tidak berbau khas kambing yaitu amis atau prengus
  4. Memiliki banyak varian rasa yang tentunya enak terutama bagi anak-anak
  5. Sangat mudah untuk disajikan

Sebagai tambahan informasi, susu kambing etawa bubuk ini dapat disajikan dengan menggunakan takaran berikut: tuangkan dua sendok susu kambing etawa bubuk untuk satu gelas berukuran 200 ml dan seduh dengan air panas secukupunya. Takaran lain yang dapat digunakan adalah tuang satu sachet susu kambing etawa berbentuk bubuk ini berukuran 25 gram ke dalam gelas berukuran 200 ml dan seduh dengan air panas secukupnya. Jika Anda menyukai rasa manis, Anda dapat menambahkan gula secukupnya.

Alat dan Proses

Untuk membuat susu kambing etawa berbentuk bubuk ini, ada dua cara yang dapat digunakan. Cara yang pertama dikenal sebagai teknik susu goreng, di mana susu kambing etawa cair akan dibuat menjadi bentuk kristal kemudian dihancurkan. Cara ini lazim digunakan dalam produksi rumah tangga. Adapun peralatan yang dibutuhkan adalah:

  1. Panci
  2. Kompor
  3. Wajan
  4. Sendok
  5. Blender

Adapun cara pembuatan susu bubuk dengan menggunakan teknik susu goreng akan dijelaskan di bawah ini:

  1. Tuang susu kambing etawa cair ke dalam panci. Kemudian, nyalakanlah kompor dan tempatkan wajan di atas kompor tersebut
  2. Tuang susu dari panci ke dalam wajan
  3. Panaskan susu kambing etawa ini
  4. Sembari dipanaskan, tambahkan gula pasir dengan proporsi kurang lebih seperempat hingga setengah bobot susu ini. Jumlah gula pasir ini harus diperkirakan Anda sendiri supaya rasanya pas. Jumlah gula ini pun tidak boleh terlalu sedikit atau terlalu banyak.
  5. Setelah gula dimasukkan, aduklah campuran susu dan gula tersebut hingga mengental dan pada akhirnya berubah bentuk menjadi kristal. Dalam tahapan ini, Anda juga dapat menambahkan berbagai macam perisa seperti stroberi, cokelat, vanila dan lain-lain sesuai selera.
  6. Haluskanlah kristal ini menjadi bubuk.

Selanjutnya, cara yang kedua dalam membuat susu bubuk ini adalah cara spray dryer. Cara ini merujuk kepada penggunaan mesin spray dryer yang sebelumnya hanya dapat diaplikasikan oleh pabrik susu berskala besar. Namun, sekarang telah tersedia mesin mini spray dryer yang tentu saja terjangkau terutama oleh industri berskala kecil hingga menengah. Adapun cara membuat susu bubuk dengan menggunakan teknologi mini spray dryer ini adalah sebagai berikut:

  1. Masukkanlah susu kambing cair yang sudah disaring dengan menggunakan kain halus bersih ke dalam wadah penampungan sementara. Wadah penampungan yang digunakan terbuat dari bahan stainless steel sehingga menjaga kebersihan susu kambing etawa. Ukuran wadah ini adalah 150 liter.
  2. Dari wadah ini, susu kambing etawa cair akan dialirkan ke tabung besar berukuran 10.000 liter. Tabung ini memiliki panas di atas 150 derajat. Teknik pemindahan ini disebut dengan nama teknik spray yang dalam bahasa Indonesia berarti menyemprot, sebab susu kambing cair tersebut disemprotkan ke dalam partikel kecil atau nano sehingga tampak seperti kabut halus.
  3. Uap susu akan lari ke atas, kemudian susu cair yang sudah berubah bentuk menjadi susu bubuk ini akan jatuh ke bawah dalam bentuk partikel halus. Partikel halus ini selanjutnya dihisap menuju ke tabung kedua yang berkapasitas 5.000 liter untuk dikeringkan. Di akhir tahapan ini, susu bubuk siap saji akan tersedia

Biasanya, mesin yang digunakan berjumlah dua unit dengan dua jenis kapasitas operasi. Kapasitas mesin yang pertama dapat memproses 50 liter susu kambing cair per jam dengan hasil 5-10 kg susu bubuk kambing etawa, sedangkan kapasitas mesin yang kedua dapat memproses 10 liter susu kambing cair per jam dengan hasil 1-2 kg susu bubuk kambing etawa. Supaya mendapatkan hasil yang maksimal, susu kambing cair yang diolah harus memiliki berat jenis yang tinggi sebab semakin rendah berat jenis susu kambing cair maka semakin sedikit pula susu bubuk yang dihasilkan.

Kemasan dan Kisaran Harga

Apabila Anda berminat untuk mengkonsumsi susu kambing etawa dalam bentuk bubuk ini, Anda perlu mengetahui kemasan dan juga kisaran harga susu kambing bubuk ini. Susu kambing etawa dalam bentuk bubuk biasanya dijual dalam bentuk boks berukuran 200 gram atau sachet berukuran 25 gram. Harga satu boks susu bubuk ini biasanya dibanderol sekitar Rp 25.000,00 – Rp 35.000,00 untuk wilayah Pulau Jawa dan Rp 30.000,00 – Rp 40.000,00 untuk wilayah luar Pulau Jawa. Sedangkan harga susu bubuk dalam kemasan sachet berkisar antara Rp 7.500,00 – Rp 8.500,00 tergantung tempat pembelian. Namun, kemasan sachet ini biasanya dijual per sepuluh sachet sehingga kisaran harganya menjadi antara Rp 75.000,00 – Rp 85.000,00.

Sekian penjelasan yang dapat diberikan mengenai susu kambing yang satu ini. Dengan mempelajari susu bubuk serta proses pengawetannya, Anda tentunya dapat mengawetkan susu kambing etawa sehingga dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lebih panjang. Pun semua nutrisi yang terkandung serta manfaat yang dimiliki tidak akan hilang. Akhir kata, selamat menikmati susu kambing etawa bubuk!

Kupas-Tuntas: FAQ Susu Kambing Etawa

FAQ Susu Kambing Etawa

Dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang FAQ susu kambing etawa. Adapun kepanjangan dari FAQ adalah frequently asked questions atau pertanyaan yang seringkali diajukan. Memang, belakangan ini banyak orang mencari susu kambing etawa. Namun, pada saat yang bersamaan muncul pula beragam pertanyaan mengenai susu kambing ini, terutama pertanyaan yang berhubungan dengan manfaatnya. Supaya tidak menimbulkan pertanyaan lebih jauh, mari kita simak apa saja pertanyaan seringkali muncul seputar susu kambing etawa.

 

Pertanyaan yang Seringkali Muncul

Sebagaimana disebutkan di atas, dalam kesempatan kali ini kita akan membahas berbagai pertanyaan seputar susu kambing etawa. Pertanyaan ini perlu dibahas secara tuntas supaya memberikan kejelasan bagi semua pihak. Tidak hanya itu, melalui pembahasan pertanyaan ini pula tentunya Anda akan mendapatkan banyak informasi berguna. Adapun pertanyaan yang sering muncul sehubungan dengan susu kambing etawa adalah sebagai berikut (T = Tanya, J = Jawab):

  1. T :    Apakah benar susu kambing etawa baik bagi pertumbuhan gigi dan tulang?

J   :    Benar, sebab kandungan kalsium dalam susu kambing etawa adalah 6 kali lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi. Jadi, susu ini sangat kaya akan kalsium sehingga baik dikonsumsi terutama oleh anak-anak dalam masa pertumbuhan. Dengan kandungan kalsium yang tinggi tersebut, pertumbuhan gigi dan tulang anak-anak tentunya akan maksimal.

  1. T :    Apakah susu kambing etawa aman dikonsumsi penderita alergi susu?

J   :    Susu kambing etawa memiliki kandungan asam amino esensia dan juga rantai protein yang lebih pendek. Akibatnya, susu ini lebih mudah larut dan tidak menimbulkan alergi. Jadi, susu ini sangat aman dikonsumsi oleh semua orang termasuk penderita alergi susu.

  1. T :    Apakah susu kambing etawa dapat membantu penyembuhan penderita gangguan pernapasan?

J   :    Jawaban terhadap pertanyaan ini masih berhubungan dengan pertanyaan nomor 2. Karena kandungan asam amino esensia dan rantai protein yang pendek ini, susu kambing etawa tentunya bersifat encer. Sifatnya yang encer ini dapat membantu menguraikan lendir di dalam pernapasan sehingga penderita dapat bernafas lebih lega.

  1. T :    Dapatkah penderita osteoporosis mengkonsumsi susu kambing etawa?

J   :    Sangat dianjurkan karena, sebagaimana disebutkan dalam jawaban untuk pertanyaan nomor 1, susu kambing etawa kaya akan kalsium. Bahkan kandungan kalsium dalam susu kambing etawa ini lebih tinggi dari susu sapi, sehingga tentu saja dapat memenuhi asupan kalsium yang jauh berkurang di dalam tubuh. Tidak hanya penderita osteoporosis, ibu-ibu hamil juga sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi susu kambing etawa. Sebab, seringkali terjadi ibu hamil merasa badannya pegal dan linu karena kalsium di dalam tubuhnya diserap oleh janin sehingga terjadi pengeroposan tulang. Guna menghindari pengeroposan lebih lanjut, ibu hamil tentu saja dapat mengkonsumsi susu kambing etawa yang kaya akan kalsium ini.

  1. T :    Apakah susu kambing etawa baik untuk dikonsumsi penderita diabetes?

J   :    Susu kambing etawa tentu saja dapat dikonsumsi penderita diabetes. Perlu diketahui, susu kambing etawa ini mengandung A2-betakasein dan asam amino esensia. Kandungan ini berfungsi untuk membantu produksi insulin di dalam tubuh. Karena penderita diabetes tidak dapat memproduksi insulin sendiri, maka penderita diabetes dapat mengkonsumsi susu kambing etawa guna meningkatkan produksi insulin di dalam tubuh.

  1. T :    Apakah susu kambing etawa dapat membantu penurunan berat badan?

J   :    Susu kambing etawa sangat membantu penurunan berat badan. Sebagaimana diketahui, susu kambing etawa ini memiliki lemak protein yang berantai pendek sehingga lebih mudah dicerna usus dan juga lebih mudah larut. Bersamaan dengan larutnya protein ini, tentu saja lemak dalam tubuh juga akan larut sehingga penurunan berat badan menjadi lebih efektif. Jadi, apabila Anda hendak menurunkan berat badan secara cepat Anda dapat memasukkan susu kambing etawa ini ke dalam program penurunan berat badan Anda.

  1. T :    Apakah susu kambing etawa dapat menjadi antiseptik alami?

J   :    Ya, karena susu kambing ini memiliki kandungan fluorine yang besar. Karena kandungan fluorine yang besar ini, susu kambing etawa bermanfaat sebagai antiseptik alami sehingga membantu menekan pertumbuhan bakteri di dalam tubuh terutama di dalam usus. Pada gilirannya, pencernaan pun akan menjadi lancar.

  1. T :    Apakah susu kambing etawa aman dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi?

J   :    Sangat aman, karena susu kambing ini memiliki kandungan kalium yang berfungsi untuk menjaga tekanan darah. Dengan kata lain, susu kambing etawa ini dapat menjaga tekanan darah sehingga ketika mengalami tekanan darah tinggi penderita tidak akan mengalami gangguan berarti.

  1. T :    Apakah benar susu kambing etawa dapat mencerdaskan otak?

J   :    Benar. Sebab susu kambing etawa ini memiliki kandungan ribloflavin dan niasin yang berfungsi menumbuhkan sel-sel otak dan saraf. Maka dari itu, susu ini sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi anak-anak dalam masa pertumbuhan mereka sehingga perkembangan otak menjadi optimal.

  1. T :    Apakah penderita anema dianjurkan untuk mengkonsumsi susu kambing etawa?

J   :    Sangat dianjurkan, karena susu kambing etawa ini mengandung cynokobalamin yang berfungsi membentuk hemoglobin atau sel darah merah. Dengan kata lain, kandungan ini membantu produksi sel darah merah sehingga dapat memenuhi kekurangan darah merah yang dialami penderita anemia.

  1. T :    Seringkali disebutkan bahwa penderita kanker mengalami penyembuhan dengan mengkonsumsi susu kambing etawa. Apakah benar?

J   :    Hal ini patut diluruskan. Susu kambing etawa hanya membantu pencegahan kanker, karena memiliki enzime xanthine oxydase dan niasin yang berfungsi menghambat pertumbuhan sel kanker sehingga baik untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Namun, untuk penyembuhan terapi medis seperti kemoterapi tetaplah diperlukan.

  1. T :    Apakah benar bahwa mengkonsumsi susu kambing etawa menyebabkan tekanan darah tinggi?

J   :    Pertanyaan ini dapat dibantah. Sehubungan dengan jawaban untuk pertanyaan nomor 8, susu kambing etawa justru menjaga tekanan darah melalui kandungan kalium. Jadi, alih-alih menyebabkan tekanan darah tinggi, susu kambing etawa justru membantu menstabilkan tekanan darah tinggi.

  1. T :    Apakah susu kambing etawa aman juga untuk dikonsumsi ibu hamil?

J   :    Sangat aman untuk dikonsumsi, justru dianjurkan. Sebab, sebagaimana dijelaskan, susu kambing etawa memiliki kandungan ribloflavin dan niasin yang membantu menumbuhkembangkan sel-sel otak dan saraf sehingga turut serta menjaga pertumbuhan kognisi bayi sejak di dalam kandungan. Selain itu, kandungan yang sama juga melancarkan ASI.

  1. T :    Benarkah susu kambing etawa menyebabkan penyakit diabetes?

J   :    Tidak benar. Justru, susu kambing etawa dapat membantu penyembuhan penyakit diabetes karena memiliki kandungan A2-betakasein dan asam amino esensial yang membantu produksi insulin sebagaimana disebutkan di atas dalam jawaban untuk pertanyaan nomor 5.

  1. T :    Apakah mengkonsumsi susu kambing etawa dapat meningkatkan kolesterol?

J   :    Tidak benar. Susu kambing etawa ini memiliki kandungan asam lemak protein yang berantai pendek dan sedang. Jadi, susu ini lebih mudah larut dan justru membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

 

Kisaran Harga

Setelah memperhatikan pembahasan di atas, Anda mungkin mulai tertarik untuk membeli susu kambing etawa ini. Sekedar informasi, di pasaran harga susu kambing etawa adalah Rp 25.000,00 – Rp 35.000,00 untuk bentuk bubuk dengan bobot seberat 200 gram. Untuk kemasan yang lebih kecil, harganya berkisar antara Rp 7.500,00 – Rp 8.500,00 untuk kemasan sachet sebesar 10 gram. Kemudian, susu kambing etawa bubuk ini tersedia dalam berbagai varian rasa.

Sekian pembahasan tentang pertanyaan seputar susu kambing etawa yang sering muncul. Semoga pembahasan di atas dapat berguna bagi kita semua, terutama Anda yang sangat penasaran tentang susu kambing etawa. Perlu diingat, setiap kali Anda merasa ragu Anda dapat membaca FAQ susu kambing etawa ini.

Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Penyembuhan Kanker

Banyak orang yang belum mengetahui bahwa terdapat manfaat susu kambing etawa untuk penyembuhan kanker. Manfaat ini tentunya didapatkan dari kandungan nutrisi yang ada di dalam susu kambing etawa. Bagi para penderita kanker, manfaat ini tentunya sangat bernilai sebab akan membantu kesembuhan mereka. Maka dari itu, meskipun Anda penderita kanker atau bukan, ada baiknya Anda mengetahui manfaat ini pula.

12 Kandungan Berkhasiat

Sebagaimana disebutkan di atas, susu kambing etawa memiliki kandungan nutrisi yang kaya akan manfaat. Kandungan nutrisi inilah yang nantinya akan membantu proses penyembuhan kanker. Adapun kedua belas kandungan tersebut adalah:

  1. Royal Jelly

Royal Jelly ini memiliki manfaat untuk membantu tubuh dalam meregenerasi sel-sel yang mengalami kerusakan.

  1. Zincum

Zincum ini berfungsi untuk membantu tubuh dalam membangun sistem kekebakan.

  1. Mineral Alkaline

Susu kambing etawa juga memiliki mineral alkaline, sehingga susu ini juga disebut sebagai makanan atau asupan alkaline. Mineral alkalline ini berfungsi untuk menjaga kondisi lambung agar tidak menjadi asam. Karena kandungan tersebut, susu kambing etawa juga baik untuk dikonsumsi oleh para penderita maag kronis. Dalam jangka panjang, mineral alkaline ini dapat membantu mencegah penyakit kanker lambung.

  1. Fluorin dan Betakasein

Fluorin dan betakasein ini berfungsi untuk membantu mengencerkan lendir. Tidak seperti susu sapi, susu kambing etawa ini memiliki kandungan kasein yang lebih rendah sehingga aman dikonsumsi bagi penderita gangguan pernapasan seperti tuberkolusis dan asma serta penderita alergi susu. Karena kandungan ini mampu mengencerkan lendir, para penderita gangguan pernapasan tentu saja dapat bernafas dengan lega dan lebih nyaman.

  1. A2 Betakasein dan Asam Amino Esensial

A2 Betakasein dan Asam Amino Esensial ini berfungsi untuk membantu penderita diabetes membentuk insulin. Seperti yang sudah diketahui, para penderita diabetes hampir selalu membutuhkan suntikan insulin guna membantu pembentukan insulin di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan kelenjar diabetes mereka tidak dapat memproduksi insulin sendiri. Dengan mengkonsumsi susu kambing etawa, tentu saja pengobatan ini dapat dikurangi. Akibatnya, biaya pengobatan menjadi berkurang. Hal ini sudah pasti meringankan beban penderita diabetes mengingat biaya suntikan insulin tidaklah murah.

  1. Cynokobalamin

Cynokobalamin, yang juga dikenal dengan nama vitamin B12, merupakan senyawa yang mudah larut di dalam air dan berfungsi untuk membantu meningkatkan kadar hemoglobin di dalam darah. Dengan kata lain, cynokobalamin dapat meningkatkan produksi darah merah di dalam tubuh. Dengan begitu, susu kambing etawa ini dapat dan bahkan wajib dikonsumsi oleh para penderita penyakit yang berhubungan dengan produksi sel darah merah seperti anemia, demam berdarah, dan talasemia. Di samping itu, kandungan cynokobalamin ini juga mampu meningkatkan stamina para penderita kanker darah.

  1. Kalium

Kalium ini berfungsi untuk menjaga agar tekanan darah tetap normal. Tentunya, kandungan ini sangat bermanfaat bagi para penderita tekanan darah tinggi. Sebab, kalium akan menahan tekanan darah yang mulai meningkat karena stres ataupun gangguan lainnya.

  1. Enzim Xanthine Oxydase dan Niasin

Kandungan enzim xanthine oxydase dan niasin berfungsi untuk mengatasi sel kanker maupun sel tumor. Selain itu, kandungan ini juga mampu mengurangi efek kemoterapi. Bagi penderita kanker ataupun tumor stadium awal, Anda dapat segera mengkonsumsi susu kambing etawa ini sebab enzim xanthine oxydase dan niasin mampu menghambat pertumbuhan sel kanker dan tumor sehingga sel tersebut tidak berkembang dan pengobatan lebih dini dapat dilakukan.

  1. Kalsium

Kalsium ini berfungsi untuk membantu pembentukan dan pertumbuhan tulang dan gigi. Kemudian, kalsium ini juga bermanfaat untuk mencegah pengeroposan tulang atau yang dikenal dengan nama osteoporosis. Perlu diketahui, kandungan kalsium di dalam susu kambing etawa adalah 6 kali lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi sehingga baik dikonsumsi untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan mereka. Di samping itu, para ibu hamil yang membutuhkan kandungan kalsium dalam jumlah besar juga dapat memenuhi kebutuhan kalsiumnya dan juga kalsium janin. Sebab, pada usia kehamilan lima bulan ke atas banyak ibu hamil yang mengeluhkan badan pegal dan linu-linu; hal ini dikarenakan kebutuhan kalsium janin kurang sehingga janin menyerap kalsium dari tulang ibunya.

  1. MCT (Medium Chain Trygiseride)

Kandungan MCT ini bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit stroke. Maka, para penderita stroke yang dalam masa pengobatan maupun pemulihan direkomendasikan untuk mengkonsumsi susu kambing etawa ini. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses pengembalian kinerja anggota badan sehingga dapat pulih kembali seperti sedia kala.

  1. Lactoglobulin

Lactoglobulin ini berfungsi untuk menetralisir protein yang menyebabkan alergi. Maka, susu kambing etawa ini aman dikonsumsi para penderita alergi protein dan, tentu saja, para penderita alergi susu. Karena kandungannya ini, susu kambing etawa menjadi sangat aman untuk dikonsumsi siapa saja.

  1. Ribloflavin dan B3

Ribloflavin dan B3 berfungsi untuk menumbuhkembangkan sel otak dan sistem saraf sehingga mampu melindungi tubuh dari penyakit pikun. Di samping itu, kandungan ini juga mampu meningkatkan kecerdasan dan juga mengurangi migrain. Karenanya, anak-anak dalam masa pertumbuhan, bahkan dari bayi sekalipun, direkomendasikan untuk mengkonsumsi susu kambing etawa ini untuk pertumbuhan kecerdasan mereka.

Contoh Kasus: Kanker Payudara

Dari pembahasan di atas, kita mengetahui bahwa kandungan di dalam susu kambing etawa mampu membantu proses penyembuhan kanker payudara. Adapun kanker payudara ini merupakan keadaan di mana sel tubuh kehilangan pengendalian dan mekanismenya sehingga menyebabkan pertumbuhan yang tidak normal. Lazimnya kanker payudara menyerang kaum wanita namun tidak menutup kemungkinan bahwa kanker payudara juga menyerang kaum pria. Adapun gejala awal kanker payudara ini adalah muncul benjolan pada payudara yang disertai keluarnya cairan dari dalam puting tersebut.

Untuk mengatasi kanker payudara tersebut, para penderita biasanya menggunakan terapi radiasi atau kemoterapi. Tipe pengobatan ini merupakan tipe pengobatan yang paling efektif. Namun, dampaknya adalah tubuh menjadi lemas. Tidak hanya itu, rambut pun menjadi rontok dan hal ini tentunya akan mengganggu penampilan. Sehubungan dengan hal ini, susu kambing etawa muncul sebagai solusi alternatif. Kandungan enzime xanthine dioxydase dan niasin di dalam susu kambing ini akan menghambat pertumbuhan sel kanker. Sebagai akibatnya, setelah mengkonsumsi susu kambing etawa secara rutin banyak penderita kanker payudara mengalami penurunan stadium dan pulih kembali. Tentunya ini menjadi kabar gembira bagi para penderita kanker payudara. Tidak hanya itu, harga susu kambing etawa juga jauh lebih murah, hanya berkisar antara Rp 25.000,00 – Rp 35.000,00, sehingga dapat menghemat uang dalam jumlah besar.

Menilik penjelasan di atas, tentunya, susu kambing etawa ini sangat bermanfaat bagi kesehatan kita terutama bagi kesehatan para penderita kanker. Di samping itu, susu kambing etawa ini pun dapat menjadi terapi pengobatan alternatif yang jauh lebih murah. Anda tentunya dapat membagikan informasi bermanfaat ini kepada rekan dan saudara. Demikianlah pembahasan tentang manfaat susu kambing etawa untuk penyembuhan kanker dan kiranya pembahasan ini bermanfaat bagi kita semua.

 

Sejarah Susu Kambing Etawa

Sejarah susu kambing etawa merupakan sejarah yang panjang. Mengapa demikian? Perlu diketahui, nenek moyang kambing etawa tidak berasal dari wilayah nusantara melainkan dari wilayah India. Itulah alasannya mengapa kambing etawa memiliki perawakan yang berbeda dengan kambing biasa. Anda pastinya mulai tertarik dan merasa penasaran dengan kambing yang satu ini. Guna menjawab rasa penasaran tersebut, Anda dapat membaca pembahasan di bawah ini.

Sejarah

Sebagaimana disebutkan di atas, nenek moyang kambing etawa berasal dari India, tepatnya di daerah Cagarnagar, Etawah, Negara Bagian Utar Prades. Di daerah asalnya ini, nenek moyang  kambing etawa ini dikenal dengan nama Etawah (mengacu kepada daerah asalnya). Mungkin dikarenakan migrasi, kambing etawah ini kemudian tinggal di dataran atau delta di sekitar Sunga Jamuna dan Sungai Cambal. Kambing ini juga dapat ditemukan di wilayah Sungai Kwari, Distrik Bhind, Negara Bagian Madya Prades, tepatnya di sebelah timur Taj Mahal yang fenomenal. Karena kambing etawah ini tinggal di daratan sungai Jamuna yang sangat subur, maka kambing ini dikenal pula dengan nama kambing jamnapari. Dalam bahasa Indonesia, kata pari berarti anggun dan kata ini benar-benar menggambarkan karakteristik fisik kambing tersebut. Mengingat habitatnya, kambing ini hanya dapat tinggal di daerah yang sangat subur. Tidaklah mengherankan habitat semacam ini menjadi salah satu kendala pembudidayaan kambing etawa sampai sekarang.

Kambing jamnapari ini ternyata menarik perhatian orang Eropa. Dikisahkan, sewaktu India dijajah oleh Inggris, salah seorang pemburu Inggris tertarik dengan kambing etawa ini dan kemudian beliau membawanya ke Inggris. Sesampainya di Inggris, pemburu ini tadi mengawinkan kambing jamnapari tadi dengan kambing setempat. Hasil persilangan antara kambing jamnapari dan kambing lokal Inggris ini kemudian diberi nama sebagai kambing anglo-nubian. Kambing ini sangat terkenal di seantero Eropa termasuk Belanda; dikarenakan abad pelayaran dan penjelajahan, kambing anglo-nubian ini juga menyebar ke Benua Amerika. Di Benua Amerika, kambing jamnapari juga diyakini sebagai nenek moyang sebagai nenek moyang dari American-Nubian, mengingat hubungannya yang erat dengan kambing anglo-nubian sebab kedua jenis kambing ini memiliki nenek moyang yang sama yaitu kambing jamnapari atau kambing etawah ini.

Masuknya Kambing Etawa ke Indonesia

Seperti yang sudah dijelaskan dalam bagian sebelumnya, kambing etawa ini masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan. Namun, apabila ditelusuri lebih mendalam, ada kemungkinan bahwa terdapat kesalahan persepsi penyebutan kambing etawa. Kekeliruan ini akan dijelaskan secara gamblang di bawah ini.

Pada abad pelayaran dan penjelajahan, semua negara di Benua Eropa berlomba-lomba melakukan pelayaran tidak terkecuali Belanda yang menjajah Indonesia pada saat itu. Selama abad pelayanan dan penjelajahan ini, kambing anglo-nubian sudah tersebar luas dan juga turut serta dibawa dalam beberapa penjelajahan. Dalam suatu kesempatan, ada sepasang suami istri bernama Tuan Hollanda dan Nyonya Netherlandia yang bertugas sebagai petinggi VOC di Batavia. Ketika hendak berangkat ke Batavia, suami-istri ini mengalami kendala. Mereka hendak membawa serta kambing anglo-nubian yang dimiliki namun mereka tidak mengetahui caranya. Usut punya usut, mereka mengetahui bahwa kapal dagang VOC selalu diberangkatkan dalam keadaan kosong dari Belanda ke Batavia. Alasannya adalah kapal dagang ini nantinya akan digunakan untuk mengangkut komoditi berupa rempah-rempah yang nantinya akan diperdagangkan di Benua Eropa.

Mengetahui kekosongan kargo tersebut, sontak suami-istri ini menggunakan wewenang mereka dengan meminta izin pejabat VOC di Belanda untuk membawa serta beberapa pasang kambing anglo-nubian mereka. Selang beberapa waktu kemudian, Tuan Hollanda dan Nyonya Netherlandia tiba di Batavia dan menurunkan segala kargo termasuk beberapa pasang kambing anglo-nubian tadi. Kambing anglo-nubian ini jelas menarik perhatian warga setempat di Batavia pada waktu itu sebab kambing ini memiliki perawakan fisik yang berbeda: jauh lebih tinggi dan lebih gagah dibandingkan dengan kambing lokal. Para warga yang tertarik kemudian bertanya dari manakah asal kambing ini kepada Tuan Hollanda dan Nyonya Netherlandia. Suami-istri ini pun menjawab bahwa kambing ini berasal dari Etawah di India. Karena warga setempat mengalami masalah dengan pengucapan Etawah, maka nama ini berubah menjadi etawa. Sekarang kambing tersebut dikenal sebagai kambing etawa di Indonesia.

Ada satu hal yang perlu diluruskan di sini. Mengingat sejarahnya, kambing yang dibawa ke Indonesia dari Belanda adalah kambing anglo-nubian yang notabene adalah hasil persilangan antara kambing jamnapari dengan kambing lokal Inggris. Mungkin karena orang-orang Eropa pada saat itu hanya mengetahui nama etawah sebagai nama kambing ini, maka yang tersebar adalah nama kambing etawah atau kambing etawa. Namun penyebutan ini tidak sepenuhnya keliru sebab kambing anglo-nubian ini masih merupakan keturunan dari kambing jamnapari yang juga berasal dari daerah Etawah di Utar Prades.

Cara Memilih Indukan yang Baik

Pembahasan dalam bagian ini mungkin agak menyimpang dari topik namun ada baiknya diketahui. Sekarang ini mulai banyak orang yang berminat untuk membudidayakan kambing etawa sebab kambing ini merupakan kambing yang memiliki produk berkualitas yaitu susu. Memperhatikan sejarah kambing etawa di atas, tentunya susu kambing etawa ini juga memiliki sejarah perjalanan yang panjang. Kembali kepada kambing etawa, susu yang dihasilkan oleh kambing etawa ini terkenal bermanfaat dan juga berkhasiat. Susu ini pun memiliki harga jual yang tinggi. Jadi, selain diambil dagingnya untuk dikonsumsi kambing etawa juga dapat diternakkan untuk diambil susunya. Dengan kata lain, beternak atau membudidayakan kambing etawa pastinya merupakan peluang bisnis yang menjanjikan.

Bagi Anda yang hendak membudidayakan kambing etawa ini, ada satu hal penting yang harus diperhatikan; indukan jantan dan betina. Anda harus mendapatkan indukan jantan dan betina yang berkualitas sehingga peternakan kambing etawa yang hendak dirintis akan memberikan hasil yang maksimal. Indukan jantan dan betina berkualitas ini dapat diperoleh dari peternak kambing etawa langsung. Tentunya, peternak ini dapat dihubungi di paguyuban peternak kambing terdekat. Adapun kriteria indukan jantan yang bagus adalah:

  1. Memiliki punggung yang lurus
  2. Memiliki bentuk tubuh yang gagah dan besar
  3. Memiliki kaki yang kokoh
  4. Berumur 1,5 tahun
  5. Bebas dari cacat dan penyakit

Di sisi lain, kriteria indukan betina yang baik adalah:

  1. Memiliki kaki yang lurus
  2. Memiliki bentuk tubuh yang proporsional
  3. Jinak
  4. Memiliki puting sebanyak dua buah
  5. Bebas dari cacat dan penyakit

Kriteria indukan jantan dan betina di atas wajib diperhatikan ketika Anda mencari indukan jantan dan betina untuk memulai bisnis peternakan kambing etawa. Tentunya, mendapatkan indukan jantan dan betina yang berkualitas akan memberikan hasil yang maksimal. Dengan hasil yang maksimal, susu dan daging kambing etawa pun akan berkualitas bagus dan dengan sendirinya Anda akan mendapatkan keuntungan yang besar pula.

Kambing etawa ini memang kambing yang berbeda. Jika boleh dikatakan, kambing etawa merupakan satu-satunya kambing yang tidak hanya bisa dikonsumsi dagingnya melainkan juga susunya. Melihat peluang ini, tentunya beternak atau membudidayakan kambing etawa dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Semoga pembahasan tentang sejarah susu kambing etawa ini dapat bermanfaat bagi Anda, terutama Anda yang hendak memulai bisnis peternakan kambing etawa.

Budidaya Kambing Etawa: Satu Lagi Peluang Bisnis yang Menjanjikan

Budidaya kambing etawa memiliki peluang bisnis yang menjanjikan dan patut untuk dicoba. Betapa tidak, belakangan ini semakin banyak orang yang mulai mengkonsumsi susu kambing etawa. Sebab, susu ini diyakini memiliki banyak manfaat. Pada saat yang bersamaan, belum begitu banyak orang yang membudidayakan kambing perah ini. Maka, peluang Anda untuk menjadi pebisnis yang sukses terbuka sangat lebar. Namun demikian, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa penjelasan berikut yang nantinya dapat membantu usaha Anda.

4 Tahapan Penentu

Mengingat peluang bisnis yang menjanjikan, tentunya membudidayakan kambing etawa ini patut dicoba. Tetapi, ada empat hal yang menentukan sukses atau gagalnya suatu usaha pembudidayaan kambing etawa ini. Keempat hal tersebut adalah pengadaan indukan kambing etawa, pengadaan pakan kambing etawa, pemeliharaan kambing etawa, dan penentuan masa panen. Keempat hal ini akan dijelaskan secara lebih rinci di bawah ini:

  1. Pengadaan indukan kambing etawa

Supaya mencapai hasil maksimal, indukan yang hendak didatangkan wajib berkualitas bagus. Indukan semacam ini bisa didapatkan dari peternak kambing etawa langsung sebab indukan dari peternak kambing etawa jelas sudah memiliki catatan yang bagus dan kualitas yang terbukti. Adapun ciri-ciri indukan jantan kambing etawa yang berkualitas adalah memiliki punggung yang lurus, memiliki tubuh yang besar dan gagah, memiliki kaki yang kokoh, berumur minimal satu setengah tahun, dan bebas dari segala macam penyakit dan kecacatan fisik. Selanjutnya, ciri-ciri indukan betina kambing etawa yang berkualitas adalah memiliki kaki yang lurus, memiliki bentuk proporsional, jinak, memiliki puting sebanyak dua buah, dan juga bebas dari berbagai macam penyakit dan kecacatan fisik.

  1. Pengadaan pakan ternak kambing etawa

Setelah mendapatkan indukan yang berkualitas, Anda wajib mempertimbangkan jumlah pakan yang hendak disediakan. Pakan ini harus disesuaikan dengan kebutuhan ternak kambing etawa. Tujuannya adalah memberikan pakan secara optimal sehingga hasil yang didapat juga maksimal. Di samping itu, indukan jantan dan betina yang baru saja didapatkan tadi harus diberi vitamin. Maksudnya adalah supaya kedua indukan ini tahan terhadap habitatnya yang baru dan juga dapat segera beradaptasi dengan baik. Kembali kepada masalah pakan, ternak kambing etawa dapat diberi pakan berupa dedaunan serta kacang-kacangan yang kaya akan protein dan mineral. Pakan ini akan menunjang pertumbuhan kambing etawa yang baik. Sebenarnya, ada juga pakan buatan yang bisa didapatkan di toko pertanian terdekat. Namun, pakan organik biasanya dapat memberikan hasil yang lebih baik. Khusus mengenai pakan organik ini, komposisi yang dapat digunakan adalah 50% bekatul, 25% bungkil kelapa, dan 25% bungkil kacang-kacangan. Adapun dedaunan hijau yang dapat dijadikan pakan adalah daun pohon lamtoro, daun pohon nangka, dan daun pohon pepaya. Guna melengkapi kebutuhan nutrisi ternak kambing etawa, Anda dapat menambahkan garam beryodium ke dalam minumannya. Pakan ini dapat diberikan pada pagi dan sore hari.

  1. Pemeliharaan kambing etawa

Untuk pemeliharaan kambing etawa ini, ada dua aspek yang akan dibahas yaitu kandang kambing dan periode beranak. Keduanya akan dijelaskan masing-masing sebagai berikut.

  1. Kandang kambing

Kandang kambing etawa yang baik dapat dibuat menggunakan bahan yang kuat namun murah. Selanjutnya kandang ini juga harus memiliki lubang ventilasi yang cukup, bersih dari kotoran kambing, serta memiliki area makan dan minum yang dapat dijangkau. Tujuannya adalah mencegah timbulnya bakteri penyakit dan mendapat sinar matahari yang cukup.

  1. Periode beranak

Wajarnya, kambing etawa dapat beranak sebanyak 3 kali dalam waktu 2 tahun. Namun, proses ini dapat disiasati sehingga kambing etawa dapat beranak sebanyak lebih dari 3 kali dalam waktu 2 tahun. Caranya adalah dengan mengawinkan kambing etawa ini ketika usianya benar-benar memasuki musim kawin. Biasanya kambing etawa memasuki usia musim kawin sewaktu berumur 11 – 12 bulan. Kemudian, masa birahi kambing etawa biasanya berlangsung selama 1 – 2 hari. Adapun ciri-ciri kambing etawa ketika memasuki masa birahi ini adalah mengalami penurunan nafsu makan, mengalami kegelisahan, mengibaskan ekornya terus-menerus, serta buang air kecil dan besar secara tidak teratur. Selanjutnya, masa hamil kambing etawa lazimnya berlangsung selama lima bulan. Setelah melahirkan, kambing etawa akan memasuki masa istirahat selama dua bulan. Pada periode istirahat ini, Anda wajib membersihkan kandang kambing dan juga ternak kambing etawa tersebut supaya terhindar dari berbagai penyakit seperti cacingan dan kudisan.

  1. Penentuan masa panen

Penentuan masa panen kambing etawa tergantung dari target pasar yang ditentukan. Jika target Anda adalah warung sate kambing yang kental dengan kebutuhan daging muda maka kambing etawa dapat dipanen setelah memasuki usia 8-12 bulan. Namun, jika target Anda adalah produksi susu kambing etawa maka kambing etawa dapat dipanen setelah memasuki usia 12 bulan. Sekedar informasi, kambing etawa tidak hanya dapat dipanen daging maupun susunya melainkan juga kulit dan kotorannya.

Cara Budidaya yang Menguntungkan

Setelah mempelajari keempat tahapan yang menentukan dalam budidaya kambing etawa, Anda sekarang perlu mempelajari cara beternak kambing etawa yang menguntungkan. Cara beternak ini wajib diketahui supaya Anda dapat menangguk keuntungan dalam jumlah yang menggiurkan. Adapun yang harus dilakukan supaya usaha ternak Anda menguntungkan adalah:

  1. Menentukan lokasi kandang kambing yang dekat dengan keramaian, tidak mengganggung aktivitas warga lain, dan terjangkau oleh konsumen.
  2. Membuat kandang yang senyaman dan sebersih mungkin sehingga siklus udara di dalam kandang berjalan secara optimal; kandang ini pun harus dibuat menghadap ke timur sebab sinar ultraviolet di dalam cahaya matahari yang konstan akan membunuh segala kuman di dalam kandang sehingga kesehatan kambing terjaga.
  3. Carilah indukan jantan dan betina yang berkualitas baik; sebagaimana dijelaskan dalam bagian sebelumnya, indukan yang baik dapat diperoleh dari peternak kambing etawa langsung.
  4. Berikanlah pakan hijau yang kaya akan nutrisi supaya daging dan susu yang dihasilkan berkualitas baik; apabila pakan hijau sulit didapat, alternatif yang dapat ditempuh adalah memberikan pakan fermentasi yang dibuat sendiri. Namun, yang wajib diingat adalah pakan organik selalu memberikan hasil yang optimal dibandingkan dengan pakan buatan.
  5. Merawat kandang secara berkala, terutama dalam hal kebersihan. Tujuannya adalah membuat kambing merasa nyaman dan tidak stres.
  6. Memperhatikan siklus kawin dan melahirkan sehingga dapat mencapai produksi daging dan susu yang optimal.
  7. Menentukan masa panen yang tepat, biasanya ketika kambing etawa berumur sekitar satu setengah tahun. Sebagai tambahan, kambing etawa ini juga dapat dipanen menjelang hari raya sehingga hasil penjualannya lebih maksimal dan keuntungan yang didapatkan tentunya lebih besar.

Dengan memperhatikan panduan di atas, tentunya membudidayakan kambing etawa ini bukan merupakan perkara yang sulit untuk dilaksanakan. Akan tetapi, setiap usaha, termasuk budidaya kambing etawa ini, tentunya membutuhkan kesabaran dan kesabaran pastinya akan membuahkan keberhasilan. Bagi Anda yang berminat untuk berwirausaha, kiranya budidaya kambing etawa ini dapat memberikan prospek yang menjanjikan dan, dengan demikian, selamat mencoba!

image source : http://tutorialbudidaya.blogspot.co.id/